Kejelian wawancara mengungkap yang samar
Hasil kerja jurnalistik 90 persen dilakukan melalui proses wawancara. Selain telaah pustaka, dan pengamatan, proses wawancara menjadi bagian jurnalistik yang tidak dapat dipisahkan. Dari itu diperlukan teknik wawancara yang tepat.
Eko Mujiharto, dalam kesempatan diklat Jurnalistik Calon wartawan Suara Merdeka Kamis (11/6) menyampaikan, ada beberapa hal yang harus selalu diperhatikan oleh wartawan. Hal itu yakni, memelihara situasi, tangkas menarik kesmpulan, menjaga pokok persoalan, kritis dan jeli agar dapat mendapat informasi secara rinci.
Dalam melakukan wawancara hal yang penting yakni, memahami maksud tujuan wawancara, menguasai topik atau materi, serta dapat menata dengan baik organisasi wawancara . beberapa syarat yang perlu di pahami wartawan saat melakukan wawancara yakni, tujuanya jelas, efisien, menyenangkan, mengandalkan persiapan dan riset,melibatkan kepentingan khalayak,menimbulkan spontanitas, pewawancara berfungsi sebagai pengendali, serta mampu mengembangkan logika.
Kemampuan mengembagkan logika oleh pewawancara, sangat ditentukan seberapa banyak pengetahuan dan pengalaman seseorang. Dalam melakukan wawancara, seorang wartawan juga tidak harus terjebak dalam formalitas, namun substansi dari penggalian data, bisa dilakukan dengan berbagai cara.
Bebera jenis wawancara diantaranya, yakni, wawancara sosok, wawancara berita, wawancara jalanan, wawancara sambil lalu, wawancara telepon, wawancara tertulis, dan wawancara kelompok.
Sementara itu, hal penting lain yang perlu dilakukan pada saat wawancara yakni, jangan gusar saat orang yang kita wawancarai menolak dengan alasan sibuk. Untuk membuat komitment kuat maka, usahakan jangan telat datang. Agar proses wawncra berjalan lancar maka , bawalah peralatan lengkap.tujukkan identitas , dan jangan menjanjikan bahwa hasil wawancara akan sepenuhnya dimuat.
Patut diperhatikan oleh wartawan, tentang jenis-jenis pertanyaan. Beberapa pertanyaan itu yakni, pertanyaan terbuka, pertanyaan hipotetik terbuka, pertanyaan langsung,pertanyaan tertutup, pertanyaan beban, pertanyaan terpimpin, dan pertanyaan orang ketiga.
Yang terpenting dari semua penggalian data yang kita lakukan, yakni, sejauh mana data yang bisa kita peroleh, dan kita mampu memilah data secara detail mana yang diperlukan dan mana yang tidak di perlukan. Prinsipnya dalam melakukan wawancara, jangan pernah berhenti sebelum point yang kita perlukan didapat. Sebab sebagai wartawan kita juga harus membedakan, informasi yang bisa dikonsumsi publik dan infomasi yang harus disimpan sebagai pengkayaan wacana. (sakur)
Sabtu, 20 Juni 2009
Pembawa Kebenaran yang Mengikuti Hati Nurani
Prinsip Reportase Bagi Wartawan
Jurnalisme merupakan hal yang selalu berkaitan dengan mana yang lebih penting dibutuhkan oleh publik. Dari itu mengapa diperlukan reportase, sebab tugas jurnalisme adalah menyediakan informasi yang dibutuhkan publik. Dari itu kewajiban pertama yang harus dipenuhi oleh wartawan ialah menyuarakan kebenaran, karena reporter yang baik adalah pembawa suara kebenaran dan bukan pendusta.
Jurnalisme merupakan ruang bagi siapapun dan jurnalisme merupakan sesuatu yang membebaskan, dari itu ia bukan untuk para pejabat dan birokrat, namun jurnalisme juga untuk rakyat.
Billcovach & Tom Rosentie dalam sembilan elemen jurnalisme disebutkan, setidaknya ada 9 elemen jurnalisme yang perlu dipahami.
menyampaikan kebenaran
loyal kepada masyarakat
dispilin melakukan verivikasi
memiliki kemandirian dengan yang diliput
mandiri dari kekuasaan
menjadi forum bagi kritik dan kesepakatan publik
menyampaikan sesuatu yang menarik dan relevan dengan publik
komperhensif dan responsif
mengikuti hati nurani
Itu pula yang disampaikan Triyono Triwikromo Sabtu (13/6), menurutnya, dalam menjalankan tugas, wartawan senantiasa harus independen. Hal itu pula yang bisa menjadikan lebih keleluasan dalam mengekplorasi sebuah kasus. Disaat yang sama wartawan juga mempunyai kesempatan untuk menyampakan informasi secara utuh kepada masyarakat.
Sementara itu beberapa elemen nilai berita yakni,
Conflict
immediacy
Proximity
consequency
Oddity : terkait dengan sesuatu yag diperhatikan
Sex
Emotion
Prominance (name make news)
Suspence terkait dengan yang ditunggu-tunggu publik
Progress terkait dengan perkembangan sesuatu.
Seorang wartawan yang baik akan selalu membawa peralatan, minimal bolpoint dan kertas. Meski sesunguhnya wartawan tidak boleh tergantung pada alat pada saat melakukan kerja , namun wartawan juga harus memiliki kesiapan yang minimal.
Idealita seorang wartawan tidak akan bisa terwujud jika kerja –kerja mendasar tidak dilakukan. Alangkah baiknya jika sebelum melakukan kerja maka seorang wartawan juga melakukan persiapan peliputan. Beberapa hal penting yang perlu dlakukan yakni, mencari informasi awal dari berbagai sumber, memastikan, isu atau kejadian yang akan diliput, mendokumentasikan seluruh informasi yang penting, menentukan angel, menulis seluruh isi berita, dan terakhir melkukan editing bahasa serat logika berita.
Dengan melakukanhal tersebut, maka akurasi informasi yang disampaikan bisa kepada publik bisa dipertanggungjawabkan.
Jurnalisme merupakan hal yang selalu berkaitan dengan mana yang lebih penting dibutuhkan oleh publik. Dari itu mengapa diperlukan reportase, sebab tugas jurnalisme adalah menyediakan informasi yang dibutuhkan publik. Dari itu kewajiban pertama yang harus dipenuhi oleh wartawan ialah menyuarakan kebenaran, karena reporter yang baik adalah pembawa suara kebenaran dan bukan pendusta.
Jurnalisme merupakan ruang bagi siapapun dan jurnalisme merupakan sesuatu yang membebaskan, dari itu ia bukan untuk para pejabat dan birokrat, namun jurnalisme juga untuk rakyat.
Billcovach & Tom Rosentie dalam sembilan elemen jurnalisme disebutkan, setidaknya ada 9 elemen jurnalisme yang perlu dipahami.
menyampaikan kebenaran
loyal kepada masyarakat
dispilin melakukan verivikasi
memiliki kemandirian dengan yang diliput
mandiri dari kekuasaan
menjadi forum bagi kritik dan kesepakatan publik
menyampaikan sesuatu yang menarik dan relevan dengan publik
komperhensif dan responsif
mengikuti hati nurani
Itu pula yang disampaikan Triyono Triwikromo Sabtu (13/6), menurutnya, dalam menjalankan tugas, wartawan senantiasa harus independen. Hal itu pula yang bisa menjadikan lebih keleluasan dalam mengekplorasi sebuah kasus. Disaat yang sama wartawan juga mempunyai kesempatan untuk menyampakan informasi secara utuh kepada masyarakat.
Sementara itu beberapa elemen nilai berita yakni,
Conflict
immediacy
Proximity
consequency
Oddity : terkait dengan sesuatu yag diperhatikan
Sex
Emotion
Prominance (name make news)
Suspence terkait dengan yang ditunggu-tunggu publik
Progress terkait dengan perkembangan sesuatu.
Seorang wartawan yang baik akan selalu membawa peralatan, minimal bolpoint dan kertas. Meski sesunguhnya wartawan tidak boleh tergantung pada alat pada saat melakukan kerja , namun wartawan juga harus memiliki kesiapan yang minimal.
Idealita seorang wartawan tidak akan bisa terwujud jika kerja –kerja mendasar tidak dilakukan. Alangkah baiknya jika sebelum melakukan kerja maka seorang wartawan juga melakukan persiapan peliputan. Beberapa hal penting yang perlu dlakukan yakni, mencari informasi awal dari berbagai sumber, memastikan, isu atau kejadian yang akan diliput, mendokumentasikan seluruh informasi yang penting, menentukan angel, menulis seluruh isi berita, dan terakhir melkukan editing bahasa serat logika berita.
Dengan melakukanhal tersebut, maka akurasi informasi yang disampaikan bisa kepada publik bisa dipertanggungjawabkan.
Langganan:
Postingan (Atom)